Jumat, 07 Februari 2014

Ikhlas Dalam Menjalani Kehidupan

Analogi si A,si B,dan si C.

Jika si A berbuat baik kepada si B,maka perbuatan si A harus di dasari keikhlasan supaya tidak kecewa,Sebab belum tentu si B akan membalas perbuatan baik si A.Tetapi bisa jadi si A akan mendapat perlakuan baik yang datangnya tidak di sangka dari si C.
 

Oleh karena itu,Tuhan adalah sebaik-baik Pemberi pahala dan sebaik-baik Pemberi balasan (QS: Al-Kahfi Ayat: 44).

Firman Allah swt:

هُنَالِكَ الْوَلَايَةُ لِلَّهِ الْحَقِّ ۚ هُوَ خَيْرٌ ثَوَابًا وَخَيْرٌ عُقْبًا

"Di sana pertolongan itu hanya dari Allah Yang Hak. Dia adalah sebaik-baik Pemberi pahala dan sebaik-baik Pemberi balasan" (QS: Al-Kahfi Ayat: 44).


Jika seseorang berbuat baik, hendaknya dilandasi keikhlasan karena Allah SWT, bukan karena mengharap balasan manusia.

 Sebab manusia bisa saja tidak membalas, bahkan berbuat sebaliknya

Namun Allah adalah sebaik-baik pemberi pahala dan balasan. Oleh karena itu, orang yang ikhlas tidak akan kecewa, karena ia hanya berharap ridha Allah SWT.

Semoga kita menjadi pribadi-pribadi yang ikhlas karena mengharap Ridho allah SWT.Aamiin.

Sabtu, 13 Juli 2013

Fenomena Petasan di Bulan Ramadhan,Meriah atau Musibah?



Petasan atau mercon adalah peledak berupa bubuk kimia yang dikemas dalam beberapa lapis kertas, biasanya bersumbu, berdaya ledak rendah atau low explosive dan dapat meledak pada kondisi suhu tertentu.
Petasan atau mercon biasanya di gunakan untuk memeriahkan peristiwa tertentu seperti tahun baru,perkawinan,peringatan agama maupun peristiwa bersejarah lainnya tidak terkecuali bulan ramadhan,bulan yang penuh hikmah bagi kaum muslimin.

Meskipun berdaya ledak rendah sebenarnya petasan ini cukup membahayakan dan meresahkan orang di sekitarnya.Coba saja search atau browsing di google dengan kata kunci ‘Korban Petasan’,Maka anda akan menemukan berbagai macam informasi tragis tentang korban ledakan petasan atau mercon tersebut.

Petasan ini pula yang menyebabkan beberapa hari sejak awal ramadhan ini sudah mulai meresahkan warga. Setiap sore hingga malam ramadhan, di tempat tinggal kami, dipenuhi dengan suasana yang hiruk pikuk berupa berbagai macam ledakan petasan mulai dari skala kecil hingga skala yang hampir merenggut hak daun telinga untuk tetap bertengger pada posisinya secara sempurna.. 

Anakku,Iftina assyabiya rofifa, yang masih berumur dua bulan ikut merasakan dampak negative  dari petasan tersebut.Setiap sore hingga malam dia gak bisa tidur nyenyak karena bunyi ledakan yang bertubi-tubi.Alhasil,aku dan istriku harus bekerjasama ,berkoalisi untuk menutupi telinga anak kami menggunakan kain yang berlapis supaya bunyi petasan itu dapat di redam oleh tebalnya kain tersebut.

Dalam suasana yang genting ,di tengah permainan petasan yang sedang berkecamuk,di tengah pertempuran sengit yang di lakukan oleh anak-anak yang sedang asyik tersebut ,Dalam hatiku sempat berfikir,” Masih Beruntung gelombang bunyi hasil ledakannya tidak menjadikan tempat tinggal kami hancur lebur seperti Hiroshima dan Nagasaki,atau ledakan reactor nuklir di Chernobly di ukraina yang sangat terkenal itu,atau ledakan kecil bom buku beberapa waktu lalu atau ledakan akibat meteor jatuh di rusia baru-baru ini yang mengakibatkan hampir 1200 orang terpaksa harus di evakuasi,atau dan atau seterusnya yang membuat stok kesabaranku kian bertambah sehingga dapat meluangkan hati untuk sedikit legowo dengan keadaan tersebut.

Tidak hanya sampai di situ ,para jamaah masjid yang sedang menunaikan ibadah shalat tarawih di mesjid juga tidak luput dari dampak negatif dari permainan yang membahayakan ini.Konsentrasi ibadah bisa saja terganggu,apalagi anak-anak banyak yang tidak ikut sholat tarawih karena asyik bermain petasan.

Menurut hematku Kalau di urai dari pangkal hingga akhir,petasan ini lebih banyak membawa mudhorat ketimbang manfaat.Namun untuk menghilangkan peredaran petasan dari pasaran bukanlah hal yang mudah.Setiap pihak seperti penjual,pembeli,anak-anak,dan orang tua punya alasan sesuai versi masing-masing yang mengakibatkan petasan menjadi juara bertahan di banding produk lain di pasaran terutama di hari-hari besar seperti ramadhan seperti saat sekarang ini.

Penjual akan beralasan bahwa berjualan petasan adalah peluang usaha yang menjanjikan yang bisa menambah penghasilannya.Apalagi di perparah oknum pedagang ngeyel yang akan mengatakan dengan memutarbalikkan istilah agama,berjualan petasan “membawa berkah tersendiri”.
Berkah bagaimana lha wong banyak timbul korban kok berkah.ada yang jari tangannya putus,gendang telinga rusak ,bahkan pernah kejadian tidak jauh dari tempat tinggalku terjadi tawuran antar desa akibat permainan berbahaya yang bernama petasan ini.

Belum lagi anak-anak yang memang pada masa nya sedang asyik untuk bermain.Film perang dan aksi kekerasan di tv yang luput dari lembaga sensor semakin menambah semangatnya untuk minta di belikan petasan.Kalau sudah anak yang minta,meskipun agak berbahaya,biasanya para orang tua akan memenuhi permintaan anaknya tersebut.
Hal ini wajar,karena pada umumnya logika orang tua di butakan oleh rasa kasih sayang terhadap anaknya.Kalau sudah begini ya klop deh.mek bedunduk,istilah kami.

Lalu apa solusi terbaik agar petasan ini bisa di tarik peredarannya dari pasaran? Apakah hanya terbatas dari aksi nyata dari petugas kepolisian untuk merazia? Itu sudah sering di lakukan.Pihak kepolisian tidak dapat mengatasi masalah ini tanpa ada kesadaran dari semua pihak.

Hendaknya selain merazia ,polisi juga bekerja sama dengan pemerintahan setempat untuk memberikan pengarahan kepada warga,karena warga adalah pihak konsumen.Jika permintaan dari warga terhadap petasan menurun maka hukum ekonomi akan berlaku.Lama kelamaan pihak penjual akan beralih ke objek dagangan yang lain.Karena petasan nya tidak di minati.

Tidak harus berjualan petasan kok,kembang api yang nyata-nyata lebih meriah dan resikonya lebih kecil juga bisa menghasilkan keuntungan yang tidak sedikit.Apalagi orang Indonesia punya pepatah “tidak ada akar rotan pun jadi”.Tidak ada petasan kembang api pun jadi.Kemungkinan besar istilah “membawa berkah tersendiri” yang di lontarkan pedagang terhadap objek dagangannya yakni petasan akan beralih ke objek dagangan “kembang api”. Kalau yang terakhir ini hanya pendapat pribadiku aja sih.

Setidaknya itulah solusi yang bisa aku sampaikan berkaitan dengan petasan ini.Jika menginginkan petasan dapat di tarik dari pasar,hendaknya warga masyarakat sebagai objek market lah yang harus di beri pengarahan.

Itu aja sih yang bisa ku posting kali ini,semoga ada manfaatnya bagi kita semua.amin dan terima kasih.







Rabu, 12 Juni 2013

Rebutan Tapal Batas Antar Desa,Haruskah Terjadi?



Berita tentang perebutan batas wilayah bukanlah hal yang baru.Kasus tersebut sangat sering terjadi,baik di tingkat desa,kecamatan,hingga negara.



Masih hangat dalam benak kita,kasus perebutan wilayah ambalat antara indonesia dengan malaysia,kesenian indonesia seperti reog ponorogo yang sukses di akui sebagai milik malaysia,lagu daerah 'rasa sayange' dan lain-lain.


Hal yang sama juga terjadi di kota jambi.Perebutan wilayah pulau berhala antara propinsi jambi dengan propinsi Kepulauan riau juga tak dapat di hindari.



Pihak propinsi jambi mengatakan bahwa pulau berhala sudah turun temurun menjadi tanah melayu jambi sesuai dengan nama tokoh jambi,Datuk Berhalo.Sebaliknya pihak Kepulauan Riau juga bersikeras bahwa pulau berhala adalah bagian dari wilayah mereka karena masyarakat di sekitar pulau berhala lebih cenderung memilih kepri sebagai bagian hidup mereka.Tidah hanya itu,setiap pihak memiliki bukti-bukti yang kuat sebagai dasar kepemilikan mereka terhadap pulau berhala.Setelah melalui proses perundingan yang panjang akhirnya Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan pulau berhala menjadi milik kepri.

Yang lebih menarik dan menjadi perhatian ku adalah ternyata perebutan tapal batas tersebut juga terjadi di desa ku beberapa waktu yang lalu.Fenomena inilah yang memotivasi ku untuk menuliskannya di blog,menganalisanya secara objektif dari sudut pandangku sebagai seorang warga..

Desa ku,Olak R*mbahan (OR) berbatasan langsung dengan desa Ka*s (K).Kedua desa tersebut terletak di kecamatan pemayung,kabupaten batanghari,jambi.Sebenarnya warga antara kedua desa ini masih banyak yang saling bersaudara.Itu artinya,Banyak warga di desa K yang mempunyai saudara di desa OR.Dari sisi perekonomian kedua desa itu sebenarnya juga saling membutuhkan.

Aku sebagai salah satu warga desa OR justru menyelesaikan pendidikan sekolah dasar di desa K yang notabene merupakan tetangga desaku.Pada saat itu antar warga kedua desa juga saling menghargai satu sama lain.Ini membuktikan kerukunan antar kedua desa tersebut begitu terjaga.

Namun saat yang tidak di inginkan itupun tiba...fenomena perebutan tapal batas telah menghancurkan nilai-nilai sosial yang selama ini sudah di bangun.Sikap sopan santun,tata krama,senyuman,sempat menjadi hal yang langka.Rasa persaudaraan sempat terancam,ketika sikap merasa paling benar menguasai diri setiap warga.

Di tambah lagi semangat persatuan yang di salah artikan.Warga desa merasa terpanggil untuk saling mempertahankan hak batas desa nya.Puncaknya,beberapa warga dari salah satu desa sepakat melakukan sabotase dengan cara memutus jalan penghubung kedua desa tersebut.Ini sudah kriminal namanya.Apabila di biarkan bukan hal yang mustahil kasus ini akan menjadi lebih besar lagi.Untuk mengatasi hal tersebut upaya mediasi antar warga kedua desa sudah beberapa kali di lakukan namun sepertinya menemui jalan buntu.

Yang menjadi pemikiranku saat ini,upaya yang belum selesai dan masih menemui jalan buntu tersebut bisa saja menjadi bumerang di kemudian hari.Sewaktu-waktu kasus tersebut bisa saja timbul.Oleh karena itu perlu di bangun kesadaran dari setiap warga tentang apa yang sebenarnya menjadi hak dan kewajiban sebagai warga desa.Dan,yang lebih penting lagi adalah penjelasan tentang dampak negatif yang akan timbul dari kasus perebutan tapal batas tersebut.

Aku sebagai salah satu warga berfikir mengapa hal ini harus terjadi.Tidak sadarkah kita dengan dampak negatif yang akan timbul jika kasus ini di biarkan berlarut-larut?.Mengenai tapal batas yang pada akhirnya nanti lebih memperluas peta desa OR atau peta desa K itu bukanlah menjadi pokok masalah.Yang perlu di pikirkan adalah kesejahteraan warga harus tetap di utamakan.Bukankah lebih baik wilayah tersebut menjadi milik desa tetangga,asalkan sumber daya alam di perbatasan itu di olah secara maksimal dan warganya pun bisa hidup lebih sejahtera???.

Kita ambil analogi dengan kasus yang terjadi antara jambi dan kepri.Untuk apa pulau berhala menjadi milik kita,masyarakat jambi,jika warga dan sumber daya alam yang ada di pulau berhala tidak kita perhatikan.Lebih baik pulau berhala menjadi milik kepri yang penting kehidupan warga yang tinggal di pulau berhala lebih sejahtera.Bukankah demikian?

Memang tidak kita pungkiri,kebanyakan dari kita mengidap penyakit akut tentang egoisme dalam bermasyarakat sejak kecil.Di tambah lagi sikap serakah dari berbagai pihak,seperti oknum pemerintah yang rela mengorbankan warganya demi keuntungan pribadi.bahkan oknum tersebut bisa saja datangnya dari sebagian warga masyarakat itu sendiri.

Prinsip semua harus menjadi milik kita,Hak lebih kita utamakan daripada menjalankan kewajiban,itulah penyakit sebagian dari kita selama ini.Jika wilayah yang kita miliki sudah luas,pada akhirnya kita sendiri tak mampu mengolahnya.Jika di ambil orang lain untuk di manfaatkan baru kita kelabakan,merasa di dzolimi,dsb.Akhirnya sifat kita yang merasa paling benar menimbulkan gesekan negatif dalam hidup bermasyarakat.dan ini terbukti dengan kejadian tersebut.

Jadi,menurut hematku adalah bukan seberapa luas desa kita,bukan karena faktor turun temurun kita tinggal di sana lalu kita perjuangkan agar tetap menjadi tanah desa kita,tetapi yang lebih penting adalah bagaimana caranya warga desa yang tinggal di perbatasan lebih sejahtera hidupnya.Kerjasama yang sinergis antar kedua desa untuk saling memajukan warganya itu yang seharusnya di utamakan.

Kita sebagai warga sebaiknya jangan gampang terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.Sebaiknya introfeksi diri kita ,apakah sudah menjadi warga desa yang baik?.Masih banyak hal lain yang bermanfaat yang bisa kita lakukan daripada sekedar rebutan tapal batas desa.Mengutamakan  pelaksanaan kewajiban kita sebagai warga itu lebih baik daripada sekedar menuntut hak.Jika itu kita lakukan tentu kehidupan dalam hidup bermasyarakat menjadi lebih tentram.Kita semua adalah bersaudara.Aku berharap semoga kedepannya hubungan kedua desa semakin membaik.Amin







Minggu, 09 Juni 2013

Otobiografi sang blogger





Assalamulaikum wr.wbr.

Perkenalkan nama ku Hermansyah,
lahir Tgl 15 desember 1986, di kasang tinggi,dusun dangku,desa olak rambahan,kec.pemayung,kabupaten batanghari,Jambi.

Terlahir dari pasangan keluarga Bapak Muhammad yusuf dan ibu wakemi.aku merupakan anak pertama dari istri ayahku yang kedua.Bapak ku asli orang jambi ,sedangkan ibuku berasal dari Desa prawoto,Kec.sukolilo,Pati jawa tengah.

Alhamdulillah sampai saat ini hubungan antara semua keluarga ku berjalan baik dengan nuansa islami.begitu juga hubunganku dengan kakak-kakak ku dari almarhumah ibu siti rofi'ah yang merupakan istri pertama ayahku.kami semua saling menyayangi satu sama lain.

Alhamdulillah kami semua di besarkan dengan budaya islam yang kental,sebagai ciri khas budaya masyarakat jambi pada umumnya yang terkenal budaya islamnya hingga saat ini.

Adat bersendi syara' dan syara' bersendi kitabullah.setidaknya paham itulah yang berkembang di jambi yang mendapat julukan 'kota beradat' hingga detik ini.

Hal itu jualah yang membuatku terkadang suka,kadang,tidak selalu, untuk di panggil Ibnu Muhammad yusuf.

Aku menempuh pendidikan sd di Desa kaos yakni sd 187/1 Kaos.
menyelesaikan pendidikan smp di kenali asam bawah yakni SMP N 18 jambi,melanjutkan pendidikan di SMA TITIAN TERAS jambi,dan pernah menempuh pendidikan di surabaya.

Saat ini aku adalah seorang kepala keluarga dengan satu orang istri dan dua orang anak.
Istriku bernama Sumiati.
Anak pertamaku seorang laki-laki bernama Ahmad Rafli,sedangkan anakku yang kedua adalah seorang perempuan bernama Iftina Assyabiya Rofifa.

Aku bekerja sebagai wiraswasta dan bercita-cita memiliki yayasan pendidikan gratis bagi anak-anak yang kurang mampu.Prinsipnya: usaha dan do'a,Manjadda Wa jadda.

Melalui blog ini aku mencoba untuk menuliskan apa saja yang pernah ku pelajari,ku dengar,ku lihat,ku alami  dan ku rasakan dalam kehidupan sehari-hari.Tujuannya tidak lain hanya untuk saling berbagi sesama blogger.Melalui blog ini juga aku ingin menjalin persahabatan dengan semua orang dengan tujuan silaturahim dan saling berbagi pemikiran demi kemajuan bersama.

Kemajuan dalam arti bertambah bagusnya akhlak,bersihnya diri,suci nya hati,dan insyaallah persahabatan yang mampu membuat kita bersama meraih Ridho Illahi (Allah SWT).Amin.

Apa makna hidup menurut mu?

Jika di tanya tentang makna kehidupan,tentunya setiap orang akan memiliki jawaban yang berbeda-beda.Hal ini tentu menjadi hal yang masuk akal,karena memang pertanyaan tersebut mempunyai jawaban yang bersifat relatif.

Jawaban sederhana hingga jawaban rumit akan di peroleh dari pertanyaan tersebut.Sederhana misalnya,makna hidup adalah bekerja ,kalau enggak kerja gimana kita punya uang untuk menopang hidup kita.Ada juga yang mengatakan makna hidup adalah bagaimana caranya kita tidak sekedar hidup saja melainkan harus bermanfaat bagi sesama dan alam sekitar,bahkan kalau bisa ya semaksimal mungkin.Kalau untuk aku pribadi saat ini sih,lebih sreg dan nyaman dengan jawaban yang terakhir ini karena sepertinya lebih sesuai dengan diri ku.

Menurutku hidup tidak hanya sekedar makan,minum,bertumbuh tetapi kita juga harus punya kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar kita.ada kepuasan tersendiri jika kita dapat bermanfaat bagi sesama.Apalagi jika kebermanfaatan kita tersebut dapat berjalan maksimal.

Kalau sekedar makan dan minum,tentunya hewan pun melakukannya.Tapi bagaimana kita menjadi pribadi yang bermanfaat selama hidup tentulah menjadi nilai lebih yang perlu kita lakukan.Hal tersebut juga sesuai dengan apa yang di ajarkan oleh agama bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain.

Lalu bagaimana caranya menjadi pribadi yang bermanfaat? Tentunya sesuai dengan keahlian dan kemauan dari pribadi yang bersangkutan.Kalau aku sering banget membayangkan suatu saat nanti mempunyai yayasan pendidikan gratis bagi anak-anak yang kurang mampu,yatim piatu,atau anak jalanan yang terlantar.Aku yakin anak-anak adalah bibit generasi cerdas yang perlu di perhatikan agar bisa tumbuh dan berkembang secara maksimal dan di harapkan kelak dapat menjadi pribadi yang handal dan (lagi) bermanfaat juga bagi generasi nya.

Aduhai Bahagianya jika kita memiliki yayasan pendidikan gratis ,punya cabang di tiap propinsi,dan anak-anak yang kita didik tersebut menjadi pribadi yang membanggakan.tentu ini adalah suatu usaha kita yang dapat kita jadikan salah satu amal ibadah kita dalam meraih ridho tuhan.Bayangkan di saat hampir menutup mata di saat kita tua kelak,kita sudah menorehkan catatan kebaikan dalam sejarah sebagai salah satu bapak yayasan yang sukses bersama yayasan yang di pimpinnya.Alangkah indahnya hidup ini.Menurutku itulah makna hidup yang sesungguhnya.

Memang perjuangan ke arah sana tentunya sangat berat.Keihklasan hati sangat di perlukan.Namun Bukan merupakan suatu hal yang mustahil untuk di capai.Sering aku sharing dengan teman teman sekitar tentang cita-citaku ini.Banyak yang memberi dorongan,usulan,bahkan kritikan yang bernada mencemooh.Namun itu semua ku anggap sebagai motivasi bagi diriku untuk segera mewujudkannya.

Aku juga berjanji seandainya berhasil ,aku tidak mengharap balas jasa dari anak-anak tersebut karena aku punya keyakinan jika kita mempermudah urusan si A karena ikhlas mengharap ridho tuhan,maka suatu saat urusan kita juga di permudah oleh tuhan dengan cara yang belum tentu melalui bantuan dari si A.Tuhan tentu punya cara yang lebih indah untuk balik menolong kita.

Yang perlu di lakukan saat ini adalah konsentrasi berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkannya sambil berdo'a agar usaha kita di mudahkan dan selalu di beri keihklasan hati dalam mencapai cita-cita tersebut..

Itulah makna hidup menurutku dan cita-cita membangun yayasan sebagai jalan atau caraku untuk mencapai makna hidup tersebut.Tentunya temen-temen blogger punya banyak cara lain yang lebih indah dan menarik yang butuh untuk segera teman-temen wujudkan.


Jika ada diantara temen-temen blogger yang telah lebih dahulu berhasil membangun yayasannya,aku berharap bisa di share pengalamannya sebagai masukan bagiku.buat temen-temen blogger yang punya ide serupa dan masih dalam tahap mewujudkan seperti diriku,hendaknya kita saling memotivasi agar cita-cita kita segera tercapai..

semoga kita semua menjadi pribadi yang indah menurut diri kita maupun menurut pandangan tuhan yang senantiasa kita sembah dan tempat meminta pertolongan agar cita-cita kita di izinkan untuk menjadi kenyataan..Amin.

Meraup untung dari beternak semut Rangrang penghasil kroto

Beberapa bulan terakhir ini diriku asyik mengamati perkembangan agrobisnis semut Rangrang penghasil kroto.Tidak hanya mengamati,bahkan aku sempat beberapa kali memperoleh untung dengan berjualan bibit kroto.Sekilas memang agrobisnis semut Rangrang ini kelihatannya sepele dan terkesan tidak menguntungkan ,tapi di balik anggapan yang demikian tersebut,sebenarnya membawa keuntungan tersendiri bagi yang berminat menekuninya.

Kroto yang merupakan telur semut rangrang sangat di butuhkan pasar sebagai umpan memancing ikan,dan pakan burung.pada saat ini permintaan akan kroto selalu besar,tetapi masih sedikit sekali yang mau beternak.Hal ini menyebabkan harga pasaran kroto cenderung mahal,karena jumlah ketersediaan yang sedikit,hanya mengandalkan hasil dari alam.

Dengan kenyataan di atas,sebenarnya merupakan peluang bagus bagi yang ingin memperoleh keuntungan dari beternak kroto.sebagai perbandingan,harga satu kilogram kroto segar di pasaran berkisar antara Rp.120.000,- hingga Rp.150.000,-.dan untuk mendapatkan satu kilogram saat ini kebanyakan mengandalkan tangkapan alam yang jumlahnya terbatas.

lalu bagaimana cara mengatasi permintaan pasar yang selalu meningkat  sekaligus mengambil keuntungan dari semut rangrang ini? membudidayakan semut rangrang penghasil kroto adalah solusi yang tepat.Pada saat ini banyak yang mulai membudidayakan semut rangrang ini karena banyak yang mulai melirik peluang keuntungan yang besar dari bisnis kroto.Ada yang menjual bibit nya per toples yang isinya terdiri dari semut rangrang ratu,semut pejantan dan beberapa semut betina.Harga per toples di pasaran berkisar antara Rp.275.000,- hingga Rp.300.000,- .

Dari satu toples di perkirakan dalam 3 mingguan akan menghasilkan kroto segar kurang lebih tiga ons.jika kita memiliki sepuluh toples maka pendapatan yang akan kita peroleh adalah sekitar tiga kilogram atau kalau di rupiahkan akan bernilai sekitar Rp.450.000,- ,jika di kalkulasikan harga jual Rp.150.000,- untuk setiap satu kilogram nya. semut rangrang penghasil kroto ini dapat bertahan hidup untuk jangka waktu yang lama,dan kita pun dapat menangkarkannya kembali ,sehingga bibit akan bertambah.Dengan kenyataan tersebut,tentulah agrobisnis semut rangrang penghasil kroto akan sangat menguntungkan.

Lalu bagaimana jika tidak hobi untuk beternak semut tapi ingin untuk segera mendapatkan keuntungan? Hmm..ini bagi yang berjiwa dagang nih.mau nya untung cepet  .Tenang saja,anda masih punya kesempatan untuk berjualan bibitnya aja seperti yang saya jelaskan di awal .Tentunya sebagai penjual harus yang bertanggung jawab dong..barang yang di jual harus yang bener bener berkwalitas.klo aku sih jualan bibit kroto nya di web www.mitramandiripersada.com,sedikit promosi..hihihi.

kalau bagi yang memang hobi utuk beternak semut,ya langsung aja beternak semut rangrang penghasil kroto nya dengan teliti.sebab dari info yang ku dapat berternak semut rangrang juga membutuhkan keseriusan agar bisa berhasil.tapi tenang,itu semua tidak sesulit yang di bayangkan....

Setelah melihat penjelasan di atas,apakah anda tertarik untuk meraup untung dari semut rangrang?
jika iya ,lakukan sekarang juga..mau beternak bisa..mau berjualan bibitnya kroto juga boleh..

Jumat, 07 Juni 2013

Keutamaan Sholat lima waktu

Alhamdulillah,tadi siang ketika saya sholat jum'at di masjid Istiqomah sengeti,mendapatkan ilmu baru seputar keutamaan memelihara sholat lima waktu yang di sampaikan oleh Khotib.

Sholat lima waktu merupakan perintah ibadah yang langsung di terima Nabi muhammad SAW dari Allah SWT,tanpa melaui malaikat Jibril.

Ini menandakan perintah sholat lima waktu adalah amalan utama dan keistimewaan ibadah yang harus di kerjakan oleh seorang muslim.

sholat lima waktu juga merupakan tiang agama,artinya barangsiapa yang mengerjakan sholat bearti telah menegakkan agama islam,dan barang siapa yang tidak mengerjakan sholat bearti telah merobohkan islam itu sendiri.

Di bawah ini adalah lima keutamaan memelihara sholat lima waktu:

1.Seorang muslim yang memelihara sholat lima waktu akan di hindarkan oleh Allah SWT dari segala macam kesulitan hidup dan marabahaya.Artinya meskipun seorang muslim tersebut sedang di landa kesulitan hidup,maka seizin Allah SWT,hatinya akan di lapangkan,di beri kemudahan berfikir dan Akan mendapatkan solusi yang terbaik.

2.Seorang muslim yang memelihara sholat lima waktu akan terhindar dari Siksa Kubur.

3.Seorang muslim yang memelihara sholat lima waktu akan memperoleh kebaikan amal dan menerima catatan amal nya dari tangan kanan.

4.Sholat lima waktu adalah kunci surga dan amal ibadah utama di banding amal ibadah lain.Meski seseorang itu berbuat baik,namun tidak mengerjakan sholat maka amalan kebaikannya itu akan tertolak.

5.Seorang muslim yang memelihara sholat lima waktu dan senantiasa bertaqwa kepada allah akan di izikan memasuki Surga nya tanpa Hisab.

semoga kita menjadi salah satu seorang muslim yang insyaallah mampu untuk selalu memelihara sholat lima waktu.Amin.